Macam macam peralatan istalasi penerangan
Macam-Macam peralatan instalasi lampu penerangan
Seperti pekerjaan-pekerjaan lain dirumah,pekerjaan yang berhubungan dengan listrik juga membutuhkan peralatan.Peralatan instalasi listrik adalah alat-alat yang biasa digunakan untuk pemasangan listrik dengan aman dan rapi.Alat-alat ini penting untuk memastikan keamanan pemansangan maupun penggunaan listrik.
Dibawah ini adalah nama peralatan yang biasa digunakan untuk instalasi listrik dan juga fungsinya.
1.TANG KOMBINASI
Tang kombinasi adalah tang memliki multi. Fungsi tang kombinasi bermanfaat memotong, memegang dan membengkokan benda kerja (baut, mur dll).
Bagian ujung tang dapat digunakan untuk memotong kawat, kabel atau fiber tipis. Sedangkan bagian tengah tang yang oval bergerigi bisa berfungsi sebagai pemutar atau penjepit benda kerja seperti mur ataupun baut.
Benda ini adalah salah satu barang yang wajib dimiliki di rumah, karena selain fungsi yang telah disebutkan diatas, ia masih memiliki banyak kegunaan lain. Di Indonesia model dari tang ini biasanya berwarna hitam dengan kombinasi gagang warna merah.
2.GERGAJI BESI
Gergaji yang biasanya digunakan untuk memotong benda dengan bahan dasar logam seperti besi. Selain mesin gergaji ini juga bisa digunakan untuk memotong kayu maupun pvc. Mata gergaji ini tergolong rapat dan halus serta bobotnya juga lumayan ringan.
3.METERAN
Meter Ukur adalah alat ukur yang sangat penting dipergunakan dalam bangunan. Setiap pekerjaan akan sering berhubungan dengan alat ini karena semua pekerjaan pasti berhubungan dengan ukuran
4.PENITIK
Penggores adalah suatu alat yang digunakan untuk membuat tanda berupa garis. Pada umumnya penggores digunakan untuk membuat tanda pada permukaan logam dan baja. Penitik adalah suatu alat yang digunakan untuk membuat tanda berupa titik pusat atau titik-titik garis.
5.OBENG minus dan plus
Obeng adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengencangkan atau mengendorkan baut
B.BAHAN INSTALASI PENERANGAN BANGUNAN SEDERHANA
Instalasi penerangan listrik membutuhkan kompenen/bahan jika kompenen/bahan tersebut tidak dipenuhi maka instalasi tidak bisa dijalankan secara maksimal.
Berikut contoh bahan-bahan/kompenen instalsi listrk:
1.Bargainser
Fungsi bargainser pada instalasi listrik adalah untuk membatasi daya listrik,megukur penggunaan daya,dan memutuskan aliran lisrik.Untuk pembatasnya,biasanya disesuaikan dengan kontak pemasangan.
a) Miniature circuit breker (MCB)
Miniature circuit breker merupakan kompenen bargainser yang berfungsi untuk memustuskan arus lisrik.Misalkan Ketika terjadi pemakaian daya listrik yang berlebihan dan Ketika terjadi hubungan singkat dari perlatan listrik.
b) kWh meter
kWh meter merupakan komponen bargainser yang berfungsi untuk mengukur penggunaan listrik dengan satuan kWh. kWh ini adalah kilowatt dikali waktu, yaitu jam (hour). jadi bukan kilowatt per jam.
2.SEKRING
Sekring adalah alat pengaman listrik yang fungsinya untuk memutuskan aliran listrik.,yaitu ketika terjadi kelebihan daya listrik dan hubungan arus pendek.
Komponen utamanya adalah kawat yang bisa putus ketika terlalu banyak arus yang mengalir melewatinya. Sehingga secara otomatis sekring memutuskan aliran listrik dan tidak menyebabkan kerusakan pada komponen yang lainnya.
3.SAKELAR
Sakelar atau switch adalah komponen listrik yang paling banyak ditemui di dalam rumah. Kita bisa menjumpainya hampir di setiap ruangan. Fungsi utama sakelar adalah menyambung atau memutus aliran listrik. Ada berbagai macam sakelar yang bisa dijumpai di pasaran. Berdasarkan tempat dan pemasangannya, sakelar dapat dibedakan menjadi dua yaitu in-bow (sakelar yang ditanam dalam tembok) serta out-bow (sakelar yang dipasang pada permukaan tembok).
4.STOP KONTAK
Stop kontak atau outlet merupakan bagian terminal akhir dari instalasi listrik yang terpasang secara permanen sebagai penghubung energi listrik ke peralatan listrik. Disebut permanen karena letaknya terpasang pada dinding. Ada dua bentuk stop kontak yaitu stop kontak kecil, biasanya dimanfaatkan untuk menyalurkan listrik daya rendah ke alat-alat listrik serta stop kontak besar yang digunakan untuk peralatan yang membutuhkan daya listrik besar. Stop kontak besar telah dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas dan bawah yang berfungsi sebagai ground.

5.KABEL
Kabel dalam bahasa Inggris disebut cable merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal dari satu tempat ke tempat lain. Kabel seiring dengan perkembangannya dari waktu ke waktu terdiri dari berbagai jenis dan ukuran yang membedakan satu dengan lainnya.
6.FITTING
Fiting adalah tempat untuk meletakkan lampu. Alat ini bisa digunakan untuk menghubungkan lampu dengan jaringan listrik. Fiting memiliki beberapa bentuk cara pemakaian, misalnya ada yang ditempel, lalu ada yang digantung, dan ada juga yang dihubungkan ke stopkontak.
7.KLEM KABEL
Klem kabel adalah alat penjepit kabel yang biasanya memiliki bentuk setengah lingkaran. Alat ini memiliki beragam ukuran yang dapat disesuaikan untuk merapikan kabel, yaitu dengan memakunya di kayu plafon.
8.TWIST ON WIRE CONNECTOR
Twist-on wire connector yaitu penyambung kawat putar. Alat ini memiliki bentuk yang menyerupai kerucut dengan beragam pilihan yang bisa dipilih. Twist-on wire connector ini dapat dipakai untuk menutup sambungan kabel pada instalasi peralatan listrik.
9.PIPA
Fungsi pipa pada instalasi peralatan listrik adalah untuk melindungi pemasangan kawat penghantar. Dengan pemasangan pipa ini, bisa mendapatkan bentuk instalasi yang aman dan rapi.
10.MULTI PLUG
Lubang stopkontak pada peralatan instalasi listrik di rumah acapkali terbatas. Nah, jika yang demikian terjadi, kita bisa menggunakan perlengkapan listrik Multi Plug. Cara pemakaiannya pun gampang, yakni dengan menghubungkan ke 1 stopkontak.
Alat ini memungkinkan beberapa perangkat listrik diberi daya dari 1 stopkontak. Cocok digunakan ketika banyak perangkat listrik berada di dekatnya, seperti untuk audio, video, komputer, penerangan, dan perangkat lainnya.
Namun perlu diingat bahwa Multi Plug juga bisa mengakibatkan arus listrik kelebihan beban jika terlalu banyak menggunakannya. Multi Plug memiliki beberapa macam, misalnya terdapat yang langsung melekat pada stopkontak, lalu terdapat pula yang memiliki dengan kabel panjang.
C.jenis lampu penerangan dalam instalasi penerangan listrik bangunan sederhana.
Lampu adalah sebuah peranti yang memproduksi cahaya. Kata "lampu" dapat juga berarti bola lampu. Lampu pertama kali ditemukan oleh Sir Joseph William Swan.Lampu merupakan sebuah pencahayaan yang berfungsi memberikan cahaya di ruangan.
Berikut ini merupakan jenis-jenis lampu sebagai berikut;
1.LAMPU LED
Jenis lampu yang pertama dan saat ini sangat banyak digunakan adalah lampu LED. Lampu LED atau disebut juga sebagai Light Emitting Diode merupakan lampu yang sumber cahayanya berasal dari dioda. Lampu jenis ini tidak menggunakan filamen dan menjadikannya sangat hemat daya dan memiliki waktu pemakaian yang sangat panjang.
2.LAMPU PIJAR
Lampu pijar adalah generasi awal dari lampu yang ada saat ini. Lampu ini masih menggunakan tungsten yang dipanaskan agar bisa menghasilkan keluaran cahaya. Pada bagian dalamnya, filamen tingsten tersebut umumnya dicampurkan dengan gas nitrogen atau berada dalam ruangan vakum. Semakin tinggi voltase dari lampu pijar maka akan mengeluarkan panas yang berlebih ketika digunakan.
3.LAMPU NEON
Salah satu lampu yang bisa dikreasikan agar memiliki warna-warna yang menarik adalah lampu neon. Sesuai dengan namanya, lampu ini berisikan gas argon atau neon yang bisa menghasilkan warna yang berbeda. Gas yang terdapat di dalam lampu ini akan menyala ketika terdapat aliran listrik yang melewati gas tersebut. Ketika lampu neon sudah menyala maka daya listrik yang dibutuhkannya akan berkurang dan menjadikannya lebih hemat daya. Lampu neon banyak diaplikasikan sebagai lampu hias yang memiliki warna menarik.
Komentar
Posting Komentar